Skip to content

TEKNOLOGI PERENCANAAN PROSES

Mei 24, 2009
proces plan

Definisi
American Society of Mechanical Engineers (ASME) mendefinisikan teknologi perencanaan proses (TPP) sebagai berikut :
“…………………sytematic determination of the methods by which a product is to be manufaktured economically and competitively “
Dalam TPP, seorang perencana proses (process Planner) akan mempelajari gambar kerja untuk selanjutnya diketahui apakah benda/komponen yang ada dalam gambar kerja tersebut telah dibuat atau belum (atau mirip). Jika ternyata komponen tadi telah pernah dibuat atau mirip, maka untuk mempermudah dalam merencanakan proses pengerjaannya bisa digunakan data atau informasi yang telah ada (dibuat). Namun jika ternyata komponen tadi belum pernah dibuat, maka perencana proses harus mempersiapkan seluruh data dan melengkapi format (manuscript) yang diperlukan seperti: urutan proses, mesin yang digunakan, cara pencekaman, alat potong yang digunakan, lembar program dan lain sebagainya

Dokumentasi proses pengerjaaan
Seorang perencana proses harus mempersiapkan dokumentasi mengenai proses pengerjaan komponen secara lengkap sehingga dapat digunakan secara luas oleh setiap orang yang berkepentingan dalam sebuah organisasi (perusahaan). Dokumentasi tersebut dari :
a. Gambar kerja (drawing)
b. Rencana Kerja/proses (working plan)
c. Pencekaman benda kerja (machine set-up sheet)
d. Pemilihan alat potong (tool set-up sheet)
e. Lembar kerja pemrograman (programming sheet)

a. Gambar Kerja
Setiap komponen yang akan dibuat gambar kerjanya, yang dilengkapi dengan : ukuran lengkap dengan toleransinya, simbol pengerjaan, bahan dan ukuran awalnya (bahan mentah), dan lain-lain.

Rencana Proses (working plan)
misalnya untuk proses pembubutan:
No: nomor urut proses
Urutan proses: urutan proses pengerjaan, dijelaskan secara detail
Alat potong : jenis alat potong (cutter) yang digunakan
Vc: kecepatan potong, tergantung pada bahan (material) dan alat potong (katalog)
n: kecepatan putar spindel utama, n = (Vc . 1000/.d).
fz: kecepatan pemakaman (asutan)per sisi potong (katalog)
f: kecepatan pemakanan per 1 putaran ; f=fz x z, dimana z = jumlah sisi potong.
Vf: Kecepatan pemakanan per menit; Vf = f x n

c. Lembar Pencekam Benda Kerja
Pada Lembar ini dijelaskan atau digambarkan posisi alat potong terhadap benda kerjanya dan digunakan untuk menentukan posisi titik referensinya (program absolut).

d. Pemilihan Alat Potong
Data yang diperlukan adalah : Nomor alat potong (dalam program), koreksi alat potong (jika ada), radius alat potong, orientasi alat potong (jika ada), kode insert yang digunakan (karbida), kode pemegang holder (edge holder), pemegang mesin (machine holder), dan lain – lain

Lembar Pemrograman
Lembar Pemrograman berisi kode – kode (alpha numerik), yang disusun berdasarkan format (manuscript) yang sesuai dengan jenis softwarenya, mengenai proses pengerjaan secara detail (rencana proses).

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: