Skip to content

Pengecoran Elektromagnit

Oktober 16, 2009
electromagnetic casting

Pengecoran elektromagnit adalah salah satu bentuk dari penuangan otomatik. Pengecoran elektromagnit ini menerapkan gaya elektromagnit untuk menarik cairan logam dengan menggunakan arus medan elektromagnit yang ditimbulkan oleh induktor. Peralatan dasar dari pengecoran elektromagnit ini terdiri dari sistem pengatur tuangan, sistem pendingin, tanur pelebur, tanur penyimpang dan lain-lain; sebagaimana ditunjukkan pada gambar berikut :

Gambar Diagram Skematik dari Pengecoran Elektromagnit

Gambar Diagram Skematik dari Pengecoran Elektromagnit

Hasil tuangan dengan pengecoran elektromagnetik memiliki ukuran butiran lebih halus, struktur lebih homogen dan respon yang lebih efektif, selain itu juga memiliki sifat mekanik yang lebih baik. (Zhigiang, dkk. 2002).
Ketangguhan bergantung pada kerenggangan antara partikel yang mana ukuran partikel berada dibawah ukuran kritis. Ukuran partikel yang kritis berkaitan dengan situasi tingkat pelepasan energi pada partikel yang retak memadai untuk memicu perluasan keretakan dinamis yang tidak stabil.(Pestes, dkk. 1994). Datsko. 1997, menyatakan bahwa ketangguhan tergantung dari material, temperatur, tingkat ketegangan, lingkungan, ketebalan dan panjang keretakan.
Kekuatan dan ketangguhan pada pencampuran/komposit akan lebih optimal bila dilakukan pengontrolan partikulasi terhadap distribusi, matriks butir dan substruktur. (Duta, dkk.1997).

Proses Nitridasi dangan Plasma Lucutan Pijar
Plasma lucutan pijar adalah suatu cara untuk membuat lapisan tipis pada sebuah permukaan substrat yang dihasilkan dari gas yang diionisasikan dangan medan radio frekuensi medan DC atau gelombang nitro dalam bejana (reactor) yang bertekanan rendah (10-3 – 10 torr). Proses plasma tersebut terjadi apabila elektroda dalam bejana plasma diberi tegangan sebesar X volt, maka akan terjadi distribusi tegangan didalam tabung yang berada diantara katoda dan anoda. Selanjutnya terjadi ionisasi elektron yang mengumpul pada elektroda positif, sedangkan ion-ion positif akan berada di ruang antara katoda dan anoda.

Gambar. Skema Proses Nitridasi dangan Plasma Lucutan Pijar

Gambar. Skema Proses Nitridasi dangan Plasma Lucutan Pijar

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: